Tubuh kita mempunyai mekanisme pertahanan yang melindngi kita terhadap penyakit. Sistem imun melindungi kita dari infeksi yang berlandaskan pada reaksi antigen-antibodi. Ketahanan tubuh terhadap infeksi disebut imunitas.
Sitem imun kita terdiri dari berbagai jenis sel yang tidak membentuk jaringan. Termasuk sel antibodi, sel pengenal, sel pembunuh, dan sel pemusnah. Yang paling penting darisemua ini adalah sel yang memproduksi antibodi dan sel pembunuh.
Dengan proses imunisasi, respons kekebalan tubuh seseorang dirangsang dengan memberikan vaksin, baik melalui mulut maupun suntikan. Imunisasi membuat orang dapat memproduksi antibodi. Proses ini dikenal sebagi imunisasi aktif. Oleh karena itu, ketika kuman dari jenis yang sama masuk kedalam tubuh, kuman tidak dapat menyerang orang tersebut dan menimbulkan penyakit karena antibodi yang dibutuhkan sudah ada didalam tubuh.
Pada imunisasi pasif , yang disuntikkan adalah antibodi, disini tubuh tidak membuat antibodi. Seperti sudah dikatakan, pada imunisasi aktif, tubuh membentuk antibodi sendirinya sendiri sebagai reaksi terhadap pemberian dan masuknya kuman penyakit yang tidak berbahaya kedalam tubuh. Pemberian kuman tidak menimbulkan penyakit , tetaai mengaktifan tubuh untuk memproduksi antibodi terhadap tipe infeksi yabgng sama, jika dikemudian hari infeksi ini muncul.
Beberapa organ sistem Imun.
1. Kelenjar timus: terletak dibelakang tulang payudara. Memproduksi sel darah putih(WBC) yang menjadi limfosit dan melindungi tubuh terhadap serangan virus.
2. Sumsum tulang: memprodulksi WBC ysng melawan kuman.
3. Nodus limf: memproduksi limfosit beta, jenis dari WBC. Sel ini memproduksi antibodi.
4. Empedu: tempat WBC menelan dan merusak organisme penginfeksi yang dibawa dalam darah.